Monday, July 25, 2011

Have You Ever Lost What or Whom You Love? vol.II


HAVE YOU EVER LOST SOMEONE YOU LOVE?




Gue mungkin terdengar melankolis di blog ini (hmm.. well, toh gue emang pake blog ini buat curhat, drpd curhat sama tembok mulu? :p ).

Well, back to the topic…

Pernah kehilangan seseorang atau mungkin beberapa orang yang Anda cintai?

Bagi mereka yang belum pernah kehilangan… wah! Anda belum menikmati dunia kalau begitu. Atau, let’s say gue sarkatis, menurut gue, Anda mempunyai kecenderungan untuk tidak (atau BELUM) menghargai mereka yang ada untuk Anda. Is that right? Jawab dalam hati aja.

Kadang… manusia itu butuh kehilangan sesuatu untuk menyadari betapa berharganya sesuatu itu. Inget kasus pulau, tarian, plus lagu kebangsaan Indonesia yang diklaim milik Malaysia? Kenapa nunggu diklaim Negara lain coba? Dari dulu kemana aja? Kalo uda direbut aja, baru ngotot. *rolling eyes.

Kadang… manusia itu butuh merasa kalah untuk merasakan kepuasan di saat menang.

Dari pengalaman dan perasaan gue yang gue tuangin di blog ini (yang maybe terdengar menyedihkan dan madesu), justru gue pengen nunjukkin bahwa siapapun Anda, dengan berbagai pengalaman menyedihkan apapun, YOU’RE NOT ALONE.

Bagi mereka yang pernah kehilangan… Selamat! Anda secara disadari atau tidak, telah mengalami “rasa”nya dunia. Itu berarti… dengan kehilangan, justru Anda lebih kaya! Haha…

Well… sesungguhnya, dengan kehilangan, kita belajar TO BECOME A FIGHTER. Mungkin bukan secara fisik, tapi secara mental, batiniah.


You know what?

We actually CAN NOT have SOMEONE. Gak ada seorang pun yang bisa kita miliki. Manusia itu milik sang Penciptanya. What we can keep are THE MOMENTS we’ve spent with those people.

Orang mungkin datang dan pergi, tapi kenangannya gak. Beberapa kenangan adalah hak Anda, saya, kita, dan mereka.

Terus, kalo kangen sama orangnya gimana? Then miss them! But… remember, they’re never be YOURS. Anda, saya, kita, dan mereka adalah makhluk bebas, bahkan komitmen pun bisa berubah.

So… just enjoy every moment yang Anda luangkan bersama orang-orang di sekitar Anda karena itulah yang bisa Anda simpan, Anda miliki… selama yang Anda mau.



Have You Ever Lost What or Whom You Love? vol.I


Disana, aku melihat seorang ayah dan putrinya, berdansa di acara pernikahan. Aku bahagia melihat kebahagiaan mereka, cinta yang terpancar di antara keduanya bagai pelangi yang bersinar di bawah langit mendung.

Aku bahagia untuk mereka,

Aku menangis untuk diriku.

Selama ini aku menikmati kasih sayang seorang ayah dari seorang ibu. Ibu yang tegar dan rapuh di saat yang sama.

Aku TAHU bahwa mengasihani diri sendiri itu bukan jalan keluar. Dan aku justru mulai menyalahi diri sendiri karena logika itu.

Semua pertanyaan “mengapa” yang justru memperburuk eksistensiku membuatku sesak. Why didn’t he (my dad) stay with us? Why didn’t he want my mom? Why didn’t he want ME?... Shit. He was a jerk, I didn’t and I don’t need him. I can’t lose something I’ve never had, right?

Tapi dibalik semua logika itu, aku merindukan jawaban. Sekedar penjelasan. Penjelasan yang meyakinkanku bahwa semua ini bukan kesalahanku, penjelasan yang meyakinkan that I’M NOT THE MISTAKE.



Then…

Seiring berjalannya waktu… kok gak ada yang “stay”? People come and go. Bahkan orang yang gak mau mengucapkan “Good Bye” saat perpisahan SMA karena optimis that we would always be together, isn’t here with me.

Mereka yang ku anggap saudara, saudari, teman, kekasih, WHERE ON EARTH ARE THEY NOW? They’re not with me.

Bahkan di jaman super canggih ini pun, mereka tiada. Teks verbal bahkan tidak mewakili eksistensi mereka. Too busy with their own lives.

But here I am, still alive, though. Haha!

All this time, I’ve tried to BE THE BEST. Supaya mereka yang ada di sekitar ku, mempunyai sedikit alasan untuk meninggalkan aku. Supaya aku merasa BAIK BAIK SAJA, bukan sampah yang gak berguna dan layak untuk ditinggalkan. Supaya aku bisa menjawab “I’m fine. I’m always fine” dengan senyum ceria ketika orang menanyakan “Apa kabar?”

....