Saturday, December 18, 2010

_August Rush_ (My Fave Scene)










"I just came up here to..um..."
"Get away?"
"Well, I'm here."
"Yes, You are."

"I'm Louis."
"Lyla."
"So, what's your story Lyla?"
"I don't know...I'm just a...
I'm just me.
What're you looking at?"

"You."




Wednesday, October 6, 2010

Romeo & Juliet love story wouldn't have been famous IF...

they had been too afraid to break all the stupid rules!

Sunday, September 12, 2010

QUIZ RESULT

You Are a Bubble Gum Bubble

You are bold, daring, and totally outrageous. You love breaking rules.
You are a bit of a show off, and you love to shock people with your antics.

You have a wild streak, and you love to be challenged. You're dying to be dared.
You are over the top, and that's what people love about you. You refuse to be normal.

Thursday, September 9, 2010

When It Gets Darker

I thought this September would be brighter.
Well, I hoped.
But now I feel it just gets darker.
I don't know who I am.

Time changes me
I'm too blind to see,
too dumb to choose
the right ways.

Instead, I love to feel an unreal security..

This is it...
They are them...
A sad song in September...

"Coffee, Cigarettes, and Lies"

Monday, September 6, 2010

WHO AM I... (Casting Crowns)

Who am I?
That the Lord of all the earth,
Would care to know my name,
Would care to feel my hurt.
Who am I?
That the bright and morning star,
Would choose to light the way,
For my ever wandering heart.

Bridge:
Not because of who I am,
But because of what you've done.
Not because of what I've done,
But because of who you are.

Chorus:
I am a flower quickly fading,
Here today and gone tomorrow,
A wave tossed in the ocean,
A vapor in the wind.
Still you hear me when I'm calling,
Lord, you catch me when I'm falling,
And you've told me who I am.
I am yours.
I am yours.

Who am I?
That the eyes that see my sin
Would look on me with love
And watch me rise again.
Who am I?
That the voice that calmed the sea,
Would call out through the rain,
And calm the storm in me.

Not because of who I am,
But because of what you've done.
Not because of what I've done,
But because of who you are.


I am a flower quickly fading,
Here today and gone tomorrow,
A wave tossed in the ocean,
A vapor in the wind.
Still you hear me when I'm calling,
Lord, you catch me when I'm falling,
And you've told me who I am.
I am yours.

Not because of who I am,
But because of what you've done.
Not because of what I've done,
But because of who you are.


I am a flower quickly fading,
Here today and gone tomorrow,
A wave tossed in the ocean,
A vapor in the wind.
Still you hear me when I'm calling,
Lord, you catch me when I'm falling,
And you've told me who I am.
I am yours.
I am yours.
I am yours.

Whom shall I fear
Whom shall I fear
I am yours..
I am yours..

Saturday, September 4, 2010

My Things

These are my beauty secret. Believe it or not, I got them this year (in the age of 21). They're my first make-up stuffs. Call me geeky. hahahaa....




These are my fave! Happy for having them in my daily life.

Dating with Nikon D50





Sunday, August 29, 2010


A sweet picture on a brand new paper has been left.
It was like watching a new sun,
you were so beautiful.

A weird feeling...
I didn't expect, nor created.
burnt by the love arc.

It was your eyes!
They had something to tell. But it was just too deep for me to discover.
You didn't let me in.

My stupid heart kept telling me to wait.
crawling in the darkness.
Until I decided to surender.

I could let the wind know I'd go crazy for you.
But I just couldn't let my self fall into pieces, smaller by the day.
Oh! I needed a new day.

Well, here I am.
Far from perfection, has no direction.
But I'm gonna stand up.

Step into a new day.
Breathe the new air.
Without you.





Sunday, August 15, 2010

About the greatest woman in ANN'S life...

Aku terbangun di pagi hari yang sejuk.
Ku berharap tuk menghirup udara yang segar.
Tapi itu hanyalah harapan.

Bau rokok memasuki tenggorokan dan bermain-main di dalam paru-paruku.
Aku benci aroma ini. Benci, benci, benci.
Ketika teman, atau siapa sajalah, SELAIN ibuku yang merokok, aku tidak membenci aroma yang mereka keluarkan dari mulut neraka mereka. Tapi ketika asap dan bau itu keluar dari mulut ibuku. YES! I HATE IT!

Itu karena... aku mencintainya. Aku cemburu pada asap dan bau rokok itu.
Mereka yang terbalut dalam balutan kertas putih, dikemas dalam kotak kecil hijau bertuliskan Dunhill, dapat begitu intim dengan ibuku. Sementara aku...

ingin memeluknya tanpa sebab pun aku gengsi. Aku tidak terbiasa.
Pelukan, belaian, kata-kata manis seperti "I love you, Mom" tidak ada di dalam kamus hidupku.

Aku hanya tidak terbiasa.

Ibuku sibuk bekerja ketika aku kecil, ketika aku remaja, dan akhirnya ia asik dengan dunianya sendiri ketika aku dewasa.

Kami dekat, berbicara setiap hari, bertengkar setiap hari bila perlu.

Namun... sedikit sekali waktu berkualitas bagi kami untuk berkomunikasi verbal. Apakah itu perlu, anyway?

Aku takkan melupakan saat ibuku menarikku untuk memeluknya ketika ia bahkan tidak tahu aku hampir terjatuh karena tertidur di motor. Aku tidak akan melupakan betapa indahnya momen dimana kami berdua menonton pertunjukkan Aladdin. Aku akan selalu mengingat sentuhannya ketika aku sakit (itu menyebabkan saat-saat sakit terkadang menjadi saat-saat favoritku). Aku tidak pernah keberatan dinilai manja oleh teman-temanku ketika aku diantar-jemput ibuku. Aku tidak akan melupakan betapa cerewet, linglung, dan menyebalkannya ibuku karena terlalu protektif terhadapku.

Aku...tidak akan melupakan... bau rokok yang setiap pagi kubenci.
Aku benci. Ya, benci bau itu. Tapi... ku tahu ku akan merindukannya. Aku tidak akan melupakannya. Karena itu telah menjadi bagian dari ibuku, itupun akan menjadi bagian dari hatiku. Dan pada akhirnya.... mungkin aku akan mencintai aroma brengsek itu.

From Treacherous Love to Ann (thx to Beatrice Sparks)

"Sepertinya Dad tidak ada lagi kecuali dalam hatiku yang berdarah-darah. Aku bingung kenapa Dad tidak menelepon, menulis surat, atau entah apa. Aku bingung mengapa Dad tidak menginginkanku. Aku ingin bertanya padanya."

"Aku mulai membenci Dad. Bisa-bisanya Dad begitu mementingkan diri sendiri, kejam, dan keji pada Mom dan aku? Kami tidak SEBURUK ITU! Aku sungguh bingung.
Seandainya saja aku bisa tahu apakah aku lebih membencinya daripada menyayanginya atau... lebih menyayanginya daripada membencinya!...Atau... apakah aku memang peduli dengan sedikit perbedaan antara keadaan yang satu dengan yang lainnya itu."

Pieces of Ann's Diary

April, 9th, 1998

Aku menunggunya. Pesta ulang tahunku yang sederhana akan segera dimulai.

Sebentar lagi dimulai.

Well, sudah dimulai.

Ia tak kunjung datang. Aku jarang sekali bertemu dengannya. Wait! aku hanya bertemu dengannya ketika hari ulang tahunku tiba. Perjumpaan singkat yang kutunggu, setiap tahun.
Mom bilang ia akan datang, membawa daging asap favoritku. Well, ga juga sih.
Aku bertanya pada mom apakah ia akan benar-benar datang. Mom meyakinkanku setelah menelepon Dad.

Dad tidak datang. Pesta pun usai.


April, 9th 1999
Ia tak datang.

April, 9th 2000
Tak ada kabar darinya, tentangnya.

April, 9th 2001
Dia absen.

April, 9th 2002
Kali ini aku tahu ia takkan hadir. Untuk selamanya.
Usiaku 13th. Aku bahkan tidak tahu bagaimana wajahnya sekarang. Dia hanya sebuah lubang hitam dalam hatiku, dalam hidupku.

....

Di usiaku yang ke-13...
Seseorang berkunjung ke rumahku. Ia saudara Dad. Aku tidak peduli, mengurung diriku di kamar, seperti biasanya. Tiba-tiba tanteku mengetuk pintu.
Aku benci akan kemampuanku untuk mendeteksi emosi seseorang.
Aku benci melihat sorot mata tanteku ketika ia akan mengatakan sesuatu kepadaku.
Aku benci ketika ia kemudian berkata, "Ann... Ayahmu meninggal."
....

Dengan sombong ku menanggapi, "O yeah?", kemudian tersenyum sinis.

Tanteku menganggapku gila. Ia pun meninggalkan aku. Pintu kamar kembali tertutup. Aku pun berlutut. Menangis.
...

Wednesday, July 14, 2010

Wonderful Journey

D: We were strangers, starting out on a journey
Never dreaming, what we'd have to go through
Now here we are and I'm suddenly standing
At the beginning with you

R: No one told me I was going to find you
Unexpected, what you did to my heart
When I lost hope, you were there to remind me
This is the start

Chorus (D & R)
And life is a road that I want to keep going
Love is a river, I want to keep flowing
Life is a road, now and forever, wonderful journey
I'll be there when the world stops turning
I'll be there when the storm is through
In the end I wanna be standing
At the beginning with you

D: We were strangers, on a crazy adventure
R: Never dreaming, how our dreams would come true
D & R: Now here we stand, unafraid of the future
At the beginning with you

Back to Chorus

Bridge:
D & R: Knew there was somebody, somewhere
A new love in the dark
Now I know my dream will live on
I've been waiting so long
Nothing is going to tear us apart

Chorus

In the end I want to be standing
At the beginning with you...

(ost Anastasia)

Monday, July 12, 2010

I can't live without my J.

J, I will never ever be perfect for You. And I don't think I want to be. I hurt You a lot, I know. I hate my life, I hate my beloved ones, I just hate... me!

I can't tell You that I love You. I can't define what love is. I shouldn't. There's no need to define what love is, it just can't be. I can NOT.

What I know is, J, I can't live without You. You've come into my life, I don't know what You've done, but... suddenly, until now, J, You've become the air I breathe, the beat of my heart, the blood in my vein.

Thank You, J. I feel alive when You're here, deep down in my heart. Thank You... for being my best friend, for being the most romantic boyfriend, for being my Father, for being who YOU are. And... please... stay. Stay with me, I can't live without You. Yeah, You.. My J. My Jesus.

Malaikat

Ketika ditanya: "Mao jadi apa sih lo nanti?"
Beribu profesi bisa jadi jawaban. Tapi baru satu profesi yang pernah terlintas di benak gue, yang bikin gue langsung bengong sendiri. What am I thinking?!

Menjadi malaikat.
JRENGGG.... jadi orang baik aja ga becus, mau jadi malaikat? beuh...
But... bukan gue namanya kalau berimajinasi cuma setengah-setengah. Why not? Punya keinginan untuk jadi seorang malaikat?

Konon katanya, malaikat itu ditakdirkan bukan sebagai pewaris kerajaan surga. Mau tau siapa pewarisnya? MANUSIA!

Waktu mendengar ini, gue sempet mikir: ga enak amat. uda cape-cape kerja buat surga, melayani "Bos"-nya surga, nanganin anak-anakNya yang bandel di bumi, tapi hak untuk memiliki surga malah jatoh ke tangan anak-anakNya, sebandel apapun mereka, asal mereka mau kembali ke Bapanya.

Tapi kemudian gue mikir... so what? dikasih hak kek, kaga kek, kalo emang buah yang lo hasilin di bumi ga melayakkan diri lo buat ngerasain indahnya surga, buat apaaa???

Kayaknya seru juga jadi malaikat. Bersinar, indah, damai, dan... bisa tahu rasanya surga. Gue lebih milih bisa ngerasain indah dan sempurnanya surga dibanding punya hak untuk memilikinya, namun ga bisa ngerasainnya.

Tapi... tugasnya kan berat? Harus ngadepin manusia. Mereka susah banget buat diajak bertobat.

Well, sejauh apapun imajinasi ini, akhirnya gue tetep milih jadi manusia. Yang, KALAU bisa, menyerupai malaikat. Bukan karena keagungan para malaikat selaku tangan Allah (jangan sampe deh, gue mencuri kemuliaan Tuhan), melainkan dalam hal membawa damai, menjadi terang dalam gelap, membawa kegembiraan, pokoknya berguna deh.

Amin. Tapi berhubung milih jadi manusia... yeah... risikonya: ga sempurna! celah buat musuh si malaikat tuh banyak, dan gue ga mau muna, nyamain diri dengan malaikat gitu? Nope. Ga sanggup kayaknya. Tapi kalau si "Bos" yang udah turun tangan, yes, I will. I will be a beautiful angel on earth. Amin..!
;)

Tuesday, June 29, 2010

My Disney in June

I'm not Juliet, I don't have my Romeo here with me
I'm not Cinderella, I don't have any fairy God Mothers
I'm not Anastacia, I've never met my Demetri
I'm not Belle, I can't heal the beast
I'm not Aurora, No princes has ever waken me up with a kiss
I'm not Mulan, I'm not a great fighter
I'm not Jasmine, I've lost my Aladdin, my prince Ali...

I'm just me.
I'm not a princess, I don't live in a fairytale, and I face Realita.

Ali in June, last chapter of monolog.

...Setelah berjalan beberapa langkah meninggalkan Ali, Ann memutar tubuhnya dan berkata,

"Oh ya, Ali, gue bahkan suka ketika elo nyakitin perasaan gue, ninggalin gue dalam keadaan ga jelas. Itu merupakan sumber inspirasi gue buat berkata-kata."

Saat itulah, terakhir kalinya Ann tersenyum untuk Ali.

Friday, June 25, 2010

Blue, is like playing a bicycle and wind blows over your face
Brown is like the stems of the tree
Red, is like fire. Like the sky when the sun sets

Red Like The Sky (Rosso come il cielo)
Director : Cristiano Bortone
Writer : Cristiano Bortone, Paolo Sassanelli, dkk
Cast : Luca capriotti, Marco Cocci, Simone, Gulli, Francesca Maturanza, dll.

Thursday, February 18, 2010

About a young lady in my mirror..

Hai, nama gue Ann. Di kampus gue dikenal sebagai si IP 4. Teman-teman gue menganggap gue jenius, si manusia yang suka duduk manis pas pelajaran, mencatat setiap detail yang dosen ajarin.
Tapi asal tahu aja, mereka tuh sok tahu.
Gue suka ngobrol, menggambar, dan ga terlalu konsen juga kok pas pelajaran. Gue tipe orang yang urakan dan rada rebel. Tapi satu hal yang pasti, gue selalu bertanggung jawab sama kewajiban gue. Kalaupun gue suka breaking some rules, gue punya alasan kenapa gue melakukan itu.
Gue bukan berasal dari keluarga yang kaya, gue bahkan numpang di rumah saudara gue. Gue kuliah di Jakarta, sementara gue tinggal di bekasi.
Tiap ada jadwal kuliah, gue harus bolak-balik naik motor atau bus. Cape? Pasti.

Menjelang ujian, di kampus udah bukan hal yang aneh kalau banyak yang nanya catatan sama gue. Kalau gue bilang gue ga punya catatan, langsung deh, pandangan "gak percaya" menyerang gue. Aneh... di kampus gue tuh banyak mahasiswa/i yang keadaan ekonominya terjamin, rumah gede, mobil ada, BB gak bisa lepas dari tangan, masa depan terjamin deh, tinggal nerusin usaha nyokap-bokap. Walaupun begitu, ada juga sih, yang senasib sama gue: calon tulang punggung keluarga yang harus mulai karir dari nol. Ngeluh? iya sih, kadang-kadang. Tapi kalau dipikir-pikir... gue jauh lebih beruntung dari mereka! Dengan keadaan gue, gue jadi orang yang ga menyepelekan kuliah, gue punya kemauan untuk sukses, ga ngandelin warisan ortu (yang emang ga ada), dan gue jadi pribadi yang lebih kuat. Gue bersyukur karena Tuhan memberikan gue posisi dimana gue bukanlah mahasiswi yang ke kampus cuma buat fashion show, walaupun gue bisa merancang baju.

Ada hal yang masih bikin gue serba salah...
Di satu sisi, gue kuliah demi mengejar beasiswa, bukan prestise sebagai penerima beasiswa itu sendiri. Gue cuma mau meringankan biaya kuliah yang ga sebanding sama ilmu yang gue dapet. Jelas, gue ga mau jadi volunteer buat para parasit menjelang ujian. Gue tumbuh menjadi orang yang penuh perhitungan dalam pekerjaan gue. If you want something from me, then give me something, or at least, give me a right reason to help you.
Masalahnyaaaa.... namanya juga parasit, pada mau enaknya aja deh. Hidup gue yang lebih butuh usaha untuk dijalani tetap bisa membuat gue bertanggung jawab sama pekerjaan gue sebagai mahasiswi. Kenapa mereka yang hidupnya jauh lebih secure dari gue malah cuma bisa jadi parasit? Well, mungkin itu keadilan dari Tuhan. Tapi masa sih? Bukannya justru selesai kuliah mereka udah bisa dapet jabatan terpandang di perusahaan ortu mereka? Sementara gue harus cari lowongan kerja, lamar, n interview? Bukannya mereka yang cuma modal make-up tanpa otak bisa langsung punya suami yang kaya, tinggal diem di rumah, mondar-mandir salon deh...? Bwahahaha...
Apa itu cuma di sinetron?

Hidup emang ga harus dimengerti. Jalanin aja, pasrah sama Tuhan, dan biarkan diri kita dibentuk oleh kehendakNya, bukan kehendak kita. Amiiiinnn....







Friday, February 12, 2010

What I know About Love...

No one can define exactly what LOVE means.
Not everyone even knows exactly about their feelings.

Love comes unexpectedly, unconditionally.
It can take your breath away, rush the beat of your heart, fly you to another world.

Sometimes, love can be within hatred. Therefore comes protection.
I believe that true love happens for once, forever, and for always.
Although you may not be able to keep it physically, it can be the most beautiful memory that you have, the everlasting fresh air in your mind.
None in this world can replace the space that has been filled in by someone, but yes, there'll always be another space for the new ones.

Love doesn't hurt. Never does it cost a thing.
Comparison, logic, ego do hurt.

Love completes your life.